Category: BETTER : BEM Newsletter

BETTER #4 : Simsalabim jadi apa prok, prok, prok!

Posted: 26 Maret 2020
Comments: 0


Petugas memindahkan pasien di RS Darurat Penanganan Covid-19. (Sumber : Antara Foto/Aditya Pradana Putra)




Bukan sulap bukan sihir, Wisma Atlet Kemayoran jadi rumah sakit.





Masih inget wisma atlet lur? Wisma atlet yang sejak tahun lalu sepi karena gak ada event olahraga, sejak Selasa (24/03/2020) kemarin berubah fungsi jadi rumah sakit darurat nggo pasien Corona.





Dela, dela. Deneng bisa?





Bisa dong. Kan kowe ngerti, pasien Corona makin banyak tiap harinya. Pemerintah melakukan antisipasi jika pasien melonjak tinggi, rumah sakit yang ada sekarang belum tentu mampu menangani pasien yang makin meningkat. Makanya kita butuh Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19.





Terus, wisma atlet kiye nggo ngapa bae? Buat apa aja?





Yha… kayak rumah sakit biasa, tapi bedanya rumah sakit ini khusus menangani pasien Covid-19. Pasien dengan kondisi ringan sampai sedang bisa dirawat disini. 





Fasilitasnya priwe? Lengkap?





Lengkap kok. Di rumah sakit darurat ini alat-alat kesehatan, ruangan ICU; UGD; isolasi; laboratorium; dan farmasi ada kabeh. Total daya tampungnya sekitar 3.000 pasien. Per 26 Maret 2020, mereka udah merawat 208 pasien.





Rame ya….










Ilustrasi Rupiah (Sumber : Shutterstock)




Buat kowe-kowe yang lagi kepikiran ke money changer….





Nilai tukar rupiah katanya melemah. Temenan? Beneran?





Iya lur. Sejak diumumkan Indonesia positif Corona pada awal bulan Maret lalu, nilai Rupiah terus melemah dari Rp. 14.267 ke angka Rp. 16.486 per Dollar AS. (Jakarta Interbank Spot Dollar Rate, 24 Maret 2020). Bahkan, laju pertumbuhan ekonomi diperkirakan tidak sesuai dengan perencanan.





Menteri Keuangan, Sri Mulyani, memberikan gambaran ekonomi Indonesia tahun ini yang sedang tertekan hebat gara-gara Corona. Menurut skenario yang disiapkan oleh Kementerian Keuangan dalam memperhitungkan dampak Corona terhadap perekonomian, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini diperkirakan hanya berkisar dari 0 – 2,5% 🙁





Duuuh. Kalo kabar Rupiah hari ini priwe?





Kabar baiknya, Rupiah hari ini kembali menguat karena pasar global yang mulai membaik setelah pemerintah Amerika Serikat memberikan dana stimulus sebesar US$ 2 triliun untuk menyelamatkan ekonomi negaranya. Dengan begitu, nilai tukar Rupiah terhadap US$ hari ini berada di Rp. 16.328 (Jakarta Interbank Spot Dollar Rate, 26 Maret 2020).










Pengecekan oleh polisi di New Delhi, India(Sumber : Reuters/Adnan Abidi)




Anggota anyar #LockdownClub : India.





Lokdan, lokdon. Anu kuwe apa jane? Apaan sebenernya?





Lockdown lur, udu lokdon 🙁





Jadi dalam hal penyebaran virus, lockdown atau karantina wilayah itu kondisi dimana ruang gerak kita dibatasi, tidak diperbolehkan keluar masuk dari wilayah tersebut. Pokonya daerah itu jadi sepi, bisnis yang tidak berkepentingan ditutup, dan semua orang bener-bener #DiRumahAja.





Ooh, mudeng. Terus di India gimana itu?





India, negara dengan jumlah penduduk terbesar ke-2 di dunia baru-baru ini memberlakukan lockdown ke 1,3 miliyar warganya selama 3 minggu karena khawatir penyebaran Corona semakin meluas lur! Di India sendiri udah tercatat 673 kasus Corona dan 13 diantaranya meninggal.





Pemerintah India bilang apa soal lockdown ini?





Perdana Menteri India, Narendra Modi, ngingetin warganya dengan kata-kata bijak. “Jika India tidak menangani 21 hari ini dengan baik, maka negara kita akan mundur 21 tahun,” katanya. Sekolah dan unversitas diliburkan, dan semua pertemuan yang menyebabkan kerumunan juga tidak diperbolehkan. Kalo warganya tetap bandel, mereka akan dihukum dua tahun penjara dan denda.





Kalo sedulur-sedulurku yang lain di Asia, gimana kabarnya?





Oke… nih tak kasih updatenya ya.





  • Malaysia.




Tanggane dewek, Malaysia, memperpanjang waktu lockdown untuk mencegah penyebaran virus Corona hingga 14 April. Masa lockdown yang awalnya akan berakhir pada 31 Maret, diputuskan untuk diperpanjang setelah kasus Corona yang terkonfirmasi di Malaysia telah menginfeksi 1.796 orang. Kasus ini sekaligus jadi kasus penyebaran virus Corona tertinggi di Asia Tenggara.





  • Filipina




13 Maret kemarin pemerintah Filipina menerapkan lockdown di Manila, yang merupakan penerapan lockdown pertama di Asia Tenggara. Sampai 26 Maret 2020, kasus Corona yang terkonfirmasi berjumlah 636 kasus.





  • Taiwan




Taiwan bisa meredam virus Corona tanpa menerapkan lockdown,padahal lokasinya lumayan dekat dengan Wuhan. Jumlah kasus Corona di Taiwan sampai hari ini yaitu 235 kasus. Hal ini merupakan hasil dari reaksi cepat pemerintah Taiwan untuk meredam virus Corona. Taiwan udah siap, soalnya mereka belajar dari kasus MERS sebelumnya.





  • Jepang




Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, mengatakan bahwa Komite Olimpiade Internasional telah sepakat Olimpiade Tokyo 2020 diundur setahun akibat virus Corona. Di Jepang sendiri, kasus Corona telah mencapai 1.307 kasus dan 45 diantaranya meninggal.





Kalian sehat-sehat ya lur! Nggak bosen-bosen kita ngingetin buat selalu cuci tangan dan #DiRumahAja dulu, oke? 🤎





Penulis : Dzaki Azhar














BETTER (BEM Newsletter) adalah layanan berita terkini mengenai Unsoed, isu-isu nasional, dan internasional. Dikemas dengan gaya bahasa yang mudah dipahami, BETTER bakal hadir setiap hari Senin dan Kamis biar kamu update informasi selalu!


Tags: ,

Post Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.