Category: BETTER : BEM Newsletter

BETTER #106: Mari Merapat, Kita Aksi Serentak!

Posted: 12 Oktober 2020
Comments: 0


Massa aksi mengacungkan banner dan poster pada Aksi Serentak Banyumas Cabut Omnibus Law (12/10).
(Sumber: Kementerian Media Aplikatif)




Hidup Mahasiswa!





Hidup Buruh!





Hidup Rakyat Indonesia!





Wah, ana apa maning kiye rame-rame?





Masih inget nggak Lur, soal pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja yang dilakukan DPR-RI beberapa hari lalu? Nah, adanya pengesahan ini dirasa semakin menambah beban penderitaan rakyat. Keputusan sepihak semakin memperlihatkan bahwa DPR dan pemerintah lebih mementingkan investor dibanding rakyat, pun dengan kerusakan lingkungan yang semakin di depan mata. Padahal, masih banyak deretan kecacatan dalam RUU Omnibus Law.





Karena itu hari ini, Senin (12/10/2020), Aliansi Serikat Masyarakat Bergerak (SEMARAK) bersama elemen mahasiswa di Banyumas melakukan Aksi Serentak Banyumas Cabut Omnibus Law.





Loh, aksi maning kiye?





Betul banget! Jadi di tengah situasi perkembangan isu UU Cipta Kerja Omnibus Law yang semakin memanas, dengan adanya represifitas aparat dan counter narasi pemerintah tentang Omnibus Law, pada akhirnya aksi massa adalah cara untuk merawat dan mengembalikan negara pada tujuan yang sebenarnya, yaitu menyejahterakan rakyat.





Mantap! Dimana aksinya berlangsung, Lur?





Aksi berlangsung sejak pukul 13.00 – 14.30 WIB bertempat di depan Patung Kuda Unsoed. Nggak cuma di depan Patung Kuda Unsoed, aksi ini digelar secara serentak di tujuh titik di Purwokerto Lur!





Nang ndi bae titike? Di mana aja tuh?





Nah tujuh titik kota Purwokerto yang dimaksud di antaranya yaitu:





  1. Depan Patung Kuda Unsoed
  2. Depan Unwiku
  3. Depan IAIN
  4. Pertigaan Dr. Angka
  5. Perempatan Dukuhwaluh
  6. Perempatan Karangklesem
  7. Segitiga Pasar Cermai




Adanya tujuan dari Aksi Serentak di tujuh titik ini yaitu untuk memasifkan penyampaian edukasi dan informasi terkait penolakan Omnibus Law kepada masyarakat.





Kereeen. Siapa bae nih sing ikut aksi?





Massa aksi untuk titik Patung Kuda Jenderal Soedirman tadi berasal dari BEM Unsoed, BEM Fapet Unsoed, BEM FMIPA Unsoed, BEM FPIK Unsoed, BEM KBMIK Fikes Unsoed, Himpunan ahasiswa Ilmu Politik Unsoed serta BEM Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI).









Penyampaian orasi oleh Presiden BEM Unsoed 2020, Lugas Ichtiar (atas) dan Menteri Koordinator politik Pergerakan, Fakhrul Firdausi (bawah).
(Sumber: Kementerian Media Aplikatif)




Wah banyak juga ya ternyata!





Jelas Lur! Bagaimana pun kita harus tetap bersatu untuk memperjuangkan kesejahteraan bersama seluruh masyarakat Indonesia!





Terus selanjutnya bakal ana apa maning nih?





Bagus Hadikusuma, selaku Koordinator Lapangan Aksi Serentak Banyumas Tolak Omnibus Law di depan Patung Kuda mengatakan, “Setelah ini akan ada aksi lagi pada hari Kamis (15/10/2020) mendatang yang merupakan aksi titik sentral kota. Kemungkinan besar [akan digelar] di Simpang Aston. Nanti kita akan memblokade Simpang Aston untuk menunjukan bentuk penolakan kita [Aliansi SEMARAK] terhadap UU Cipta Kerja."









"Pada aksi tanggal 15 besok, objek politik kita berubah. Dari yang sebelumnya ke DPRD Banyumas, sekarang ke DPR RI dapil Banyumas-Cilacap karena DPR RI sekarang ini sedang [berada di] masa reses, yang dimana disaat masa reses sejatinya DPR RI dari masing-masing dapil kembali ke dapilnya untuk mendengarkan aspirasi masyarakat," tambah Bagus.





Sampai ketemu di jalan ya, Lur. Mari jegal sampai gagal Omnibus Law!





Hidup Mahasiswa!





Hidup Rakyat Indonesia!





Penulis: Ayu Sulistiara














BETTER (BEM Newsletter) adalah layanan berita terkini mengenai Unsoed, isu-isu nasional, dan internasional. Dikemas dengan gaya bahasa yang mudah dipahami, BETTER bakal hadir setiap hari Senin-Kamis biar kamu update informasi selalu!





Punya saran dan masukan untuk BETTER? Tulis disini ya!


Tags: , ,

Post Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.