Category: BETTER : BEM Newsletter

BETTER #259 : SIM Bisa Dicabut? Tilang Berbasis Poin Ini Alasannya!

Posted: 29 September 2021
Comments: 0






(Sumber : CNN Indonesia)





Lho, Lur, tilang berbasis Poin itu bagaimana?





Penjelasannya seperti ini, Lur, penerapan cara tilang baru ini oleh Kepolisian yang akan diberlakukan sebentar lagi. Sistem skema poin penandaan pada SIM pelanggar, jika jumlah poin sudah mencapai batas maksimal pelanggar bisa dikenakan sanksi dicabutnya SIM. Sistem poin ini ditetapkan dalam Peraturan kepolisian (Perpol) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang telah berlaku sejak 19 Februari 2021.





Wah, jadi peraturan ini sudah berlaku, dong!





Iya, Lur, walaupun masih tahap sosialisasi yang berjalan 6 bulan. Menurut Korlantas Polri tindak baru penilangan dengan skema penandaan SIM ini paling cepat diterapkan pada akhir tahun.





Rincian poin – poin nya seperti apa, Lur?





Seperti ini, Lur, rinciannya, terdapat tiga jenis pemberian poin yaitu 5 poin, 3 poin, dan 1 poin untuk pelanggaran lalu lintas seperti tertulis pada Pasal 35. Lalu, ditetapkan poin untuk kecelakaan lalu lintas yang juga terbagi menjadi tiga, yaitu 12 poin, 10 poin, dan 5 poin. Pada Pasal 37 diatur tentang akumulasi poin, jika sudah mencapai 12 poin maka dikenakan penalti 1 dan 18 poin dikenakan penalti 2. Sanksi untuk akumulasi 12 poin yakni penahanan SIM sementara atau dicabut sebelum putusan pengadilan. Sedangkan sanksi buat akumulasi 18 poin yaitu pencabutan SIM atas dasar putusan pengadilan.





Nah, kalau SIM saya dicabut apakah bisa kembali, Lur?





Ada ketentuannya, Lur, untuk akumulasi 12 poin pemilik SIM harus melaksanakan pendidikan dan pelatihan mengemudi jika ingin SIM nya kembali. Lalu, untuk akumulasi 18 poin pemilik SIM ini dapat juga membuat SIM lagi namun harus mengikuti pendidikan dan pelatihan mengemudi dan prosedur pembuatan SIM baru. Terdapat masa waktu sanksi pencabutan SIM dalam putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, maka saat masa tersebut berakhir pemilik SIM bisa kembali mengajukan permohonan untuk mendapatkan SIM kembali.





Lur, untuk tau poin yang sudah didapat itu gimana?





Poin pelanggaran didapatkan telah tercatat dalam pangkalan data penegakan hukum, Sistem Informasi Pelanggar dan Kecelakaan Lalu Lintas Pemilik SIM ( SIPKLL ) yang juga dapat diakses pelanggar. Pihak polisi yang dapat memberi tanda poin pada SIM yaitu, Korlantas Polri, Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah, dan Kepolisian Resor. Namun, pencatatan poin juga dapat berubah setelah verifikasi putusan pengadilan. Sebagai warga negara yang bertanggung jawab kita harus berhati – hati dalam berkendara ya, Lur!










Penulis : Zahrani R Roring






Tags:

Post Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.