Category: BETTER : BEM Newsletter

BETTER #58 : Kudu Tolak Omnibus Law!

Posted: 16 Juli 2020
Comments: 0


Sumber : Kementerian Media Aplikatif




Dewan Penindas Rakyat!





Omnibusuk!





Gagalkan Omnibus Law!





Ana apa si kok rame banget?





Kamis (16/7/2020) telah berlangsung aksi tolak Omnibus Law di depan gedung DPRD Banyumas lur! Massa aksi berasal dari Aliansi Semarak (Serikat Masyarakat Bergerak) Banyumas yang terdiri dari beberapa elemen gerakan mahasiswa dan masyarakat Banyumas. Aksi ini dimulai pukul 10.20-11.30 WIB.





Nggak kalah ramai, aksi penolakan Omnibus Law ini juga digelar di depan kantor DPR/MPR di Jakarta dengan massa aksi yang berasal dari mahasiswa, buruh, sejumlah organisasi dan serikat tani.





Wah mantap nih, tapi kenangapa sampai aksi?





Ngene, tak ceritain. Ngerti kan tentang Omnibus Law yang akhir-akhir ini rame banget ditolak sama masayarakat? Jadi, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah mengesahkan 50 rancangan undang-undang untuk dimasukan kedalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2020. Nah, Omnibus Law RUU Cipta Kerja masuk ke Prolegnas tersebut lur!





Masuknya Omnibus Law dalam Prolegnas sangat ditentang oleh masyarakat, karena kebijakan yang dikeluarkan dinilai kurang berpihak pada rakyat dan cenderung berporos pada kepentingan elit politik dan pengusaha. Selain itu, dalam proses pembuatan kebijakan DPR terkesan tertutup, tidak demokratis, dan hanya melibatkan beberapa elit yang berkepentingan saja.





Duh, parah! Terus apa bae tuntutan yang dibawa dalam aksi ini?





Aliansi Semarak sebagai penggelar Aksi Tolak Omnibus Law memberikan empat tuntutan pada pemerintah yang ditujukan pada DPRD Banyumas yakni:





  1. Mendesak DPRD Kabupaten Banyumas untuk menolak Omnibus Law Cipta Kerja dibutktikan dengan keterangan resmi yang dipublikasikan.
  2. DPRD siap mendorong Pemerintah Kabupaten Banyumas untuk menolak Omnibus Law Cipta Kerja.
  3. Membuka partisipasi aktif dalam setiap pengambilan kebijakan khususnya yang akan berdampak langsung kepada masyarakat Banyumas.
  4. Aliansi Semarak menolak Omnibus Law Cipta Kerja karena tidak pro terhadap rakyat dan hanya menguntungkan korporasi oligarki.




Tapi sayangnya, tuntutan yang dibawa pada aksi kali ini belum bisa ditandatangani lur.





Lho, iya?





Iya, tapi kajian yang sudah disusun oleh Aliansi Semarak Banyumas bersedia untuk diterima oleh Ketua Komisi II DPRD Banyumas, Subagyo.









Coba ceritain kronologi aksinya dong lur!





Dalam aksi kali ini, massa aksi mulai berkumpul di depan Gedung DPRD Banyumas pada pukul 10.20 WIB, dilanjutkan dengan penyampaian orasi hingga pukul 11.20 WIB. Setelah cukup lama, akhirnya Ketua Komisi II DPRD Banyumas, Subagyo, didampingi oleh Sekretaris DPRD Banyumas, Nungky Harry Rachmat,  keluar dari kantor dan menemui massa aksi. Kajian terkait Omnibus Law kemudian diserahkan melalui perwakilan dari Aliansi Semarak Banyumas.





Tapi nggak sampai situ aja lur. Ketika diminta untuk menandatangani surat pernyataan penolakan Omnibus Law, Subagyo menolak dengan alasan hal tersebut berada di luar kewenangannya. Sempat terjadi ketegangan mengenai penolakan tersebut, namun pada akhirnya hanya kajian yang bisa diterima.





Walah, terus gimana kedepannya?





Kedepannya, kajian yang telah diserahkan akan terus dikawal dan dipastikan sampai kepada DPR RI.  [Penolakan tandatangan] sebenarnya cukup mengecewakan juga, karena yang kami minta disini adalah itikad kesedaan DPRD Banyumas untuk sama-sama menolak Omnibus Law. Meskipun begitu, kajian sudah diterima dan dinyatakan akan ditindaklanjuti.





Tapi seperti yang tadi sudah disepakati oleh kawan-kawan, kami akan terus mengejar agar tuntutan kami ini ditandatangani dan diakomodir oleh Kabupaten Banyumas, karena memang tujuan utama kami itu adalah kajiannya tersampaikan dan juga tuntutan yang kami bawa ditandatangani.” ujar Koordinator Lapangan Aksi Tolak Omnibus Law, Fakhrul Firdausi.





Demokrasi atas nama rakyat, semoga itu masih berlaku di negeri ini ya lur.





Penulis : Fauziah Nur Fitriani














BETTER (BEM Newsletter) adalah layanan berita terkini mengenai Unsoed, isu-isu nasional, dan internasional. Dikemas dengan gaya bahasa yang mudah dipahami, BETTER bakal hadir setiap hari Senin-Kamis biar kamu update informasi selalu!





Punya saran dan masukan untuk BETTER? Tulis disini ya!


Tags: , ,

Post Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.